Materi IX Advertisement
Advertisement, yaitu suatu bentuk pesan promosi untuk memperkenalkan atau memasarkan produk kepada masyarakat.
Tujuan Advertisement
Secara umum, ini adalah 5 tujuan atau fungsi dari sebuah iklan:
1. Increasing awareness (Meningkatkan kesadaran)
2. Driving purchases (Mendorong pembelian)
3. Introducing new products (Mengenalkan produk baru)
4. Building brand image (Membangun citra merek)
5. Boosting sales and profit (Meningkatkan laba dan keuntungan)
Types of Advertisement
Berikut ini tipe-tipe iklan yang bisa diisi dengan advertisement text:
1. Text and Picture (tulisan dan gambar)
Perpaduan iklan menggunakan teks dan gambar bisa diproduksi untuk promosi offline maupun online. Untuk offline biasanya akan dimuat di media cetak seperti koran, leaflet, brosur, baliho, dan lain sebagainya. Sementara itu, media online untuk beriklan saat ini contohnya seperti flyer, poster, e-book, dan berbagai media lainnya.
2. Audio and Picture (suara dan gambar)
Untuk beriklan melalui suara kini tak hanya di radio saja. Kamu bisa memasang iklan melalui podcast juga, lho.
3. Picture in Picture, Video (suara, gambar, dan tulisan)
Untuk iklan dengan tipe video sepertinya sudah sering kita lihat melalui televisi, videotron, atau media online kayak YouTube, Instagram, TikTok, dan aplikasi-aplikasi lainnya.
Struktur Advertisement Text
Terdapat 3 struktur dalam advertisement text, yaitu:
Purpose
Setiap iklan dibuat dengan tujuan yang berbeda. Maka dari itu, pembuat teks iklan harus menentukan tujuannya sebagai metrik keberhasilan iklan itu sendiri.
Name of Product
Pastikan nama produk baik barang, jasa, maupun acara yang akan diiklankan sudah benar.
User
Pelajari dan pahami siapa target audiens yang harus dan akan melihat, membaca, atau bahkan melakukan tindakan dari iklanmu. Hal ini akan sangat berguna untuk membuat konsep desain dan copy yang sesuai.
Aspect of Advertisement Text
Disclaimer, aspek-aspek di bawah ini bisa jadi berlaku juga untuk iklan dengan tipe lainnya ya, guys. Berikut ini aspek-aspek dalam teks iklan:
Headline (Judul Iklan)
Judul iklan adalah frasa atau kalimat pendek yang menarik perhatian audiens, caranya bisa menggunakan hook yang menarik.
Hook itu sendiri bisa diisi dengan:
Highlight keunikan produk secara singkat
Sebuah problem atau pertanyaan umum yang solusinya adalah produk yang kamu tawarkan
Tujuan dari iklan itu sendiri (end year sale, launching menu baru, etc)
Visual / Illustration (Visual / Ilustrasi)
Sebetulnya teks iklan bisa dipublish tanpa harus menggunakan gambar. Namun, saat ini audiens mayoritas lebih menyukai iklan yang disertai dengan visual sehingga tidak terkesan kaku.
Body Copy (Badan Iklan)
Badan iklan berisi informasi detail mengenai produk. Ini mencakup penjelasan tentang nama produk, fitur-fitur, manfaat, keunggulan, harga dan informasi lain yang relevan.
Product Shot (Foto Produk)
Foto produk adalah gambar yang menampilkan produk kamu secara visual dengan jelas. Foto ini seringkali menonjolkan merek dan dapat memberikan konsumen pandangan yang lebih dekat terhadap produk.
Brand Identity (Logo, Slogan, atau Nama Perusahaan)
Elemen-elemen identitas merek, seperti logo, slogan, atau nama perusahaan, wajib dimasukkan ke dalam iklan untuk membangun awareness audiens. Logo dan slogan dapat memberikan identitas yang kuat, sedangkan nama perusahaan mungkin disertakan sebagai bagian dari pesan iklan.
Special Offer (Penawaran Khusus)
Agar lebih menarik, kamu bisa menyelipkan informasi tentang penawaran khusus berupa diskon atau promo tertentu. Namun, tentunya ini kembali lagi pada tujuan iklan yang sudah ditentukan sejak awal.
Catchy Language (Bahasa yang Menarik Perhatian)
Selain menawarkan promo, kamu juga bisa menonjolkan keunggulan produk menggunakan kosakata yang menarik. Misal, untuk iklan sebuah bantal, maka comfortable bisa jadi salah satu opsi yang pas untuk dimuat dalam iklanmu.
Call to Action (Seruan Tindakan)
Jangan lupa cantumkan CTA alias ajakan apa yang ingin kamu sampaikan pada audiens, lagi-lagi sesuaikan dengan tujuan iklanmu. Apakah membeli produk? Download aplikasi? Atau berlangganan layanan tertentu?
Informasi Kontak (Contact Information)
Jika merasa perlu, maka kamu dapat menyertakan informasi kontak yang memudahkan konsumen untuk menghubungi perusahaan, seperti nomor telepon, alamat email, website, atau alamat fisik.
Proof (Testimoni)
Untuk meyakinkan calon konsumen, it will be good kalau kamu memuat beberapa testimoni atau feedback positif tentang bagaimana pengalaman menyenangkan pelanggan lain setelah menikmati produk atau mengikuti acara yang kamu inisiasi.
Language Feature of Advertisement Text (7 Unsur Kebahasaan Teks Iklan)
1. Kata Sifat (Adjective)
Kata sifat menambahkan deskripsi atau kualifikasi pada produk atau layanan. Contoh:
“Luxurious” experience with our spa treatment.
“Efficient” and “powerful” performance in our latest gadget.
2. Kata Benda (Noun)
Dalam iklan, noun dapat merinci produk atau layanan secara lebih spesifik. Contohnya:
“Revolutionary” technology for seamless connectivity.
“Aromatic” blend in our new coffee selection.
3. Kata-Kata Teknis (Technical Terms)
Ingin menunjukkan keahlian dan keunggulan produk atau layanan? Gunakan technical terms seperti contoh berikut:
“Advanced” algorithm for personalized recommendations.
“High-resolution” display for crystal-clear visuals.
4. Kata-Kata Negatif (Negative Words)
Negative words dapat menyoroti masalah yang diatasi oleh produk atau layananmu. Misalnya:
“Never worry about” losing data with our backup system.
“No more” hassle with our easy-to-use software.
5. Kalimat Inklusi (Inclusive Words)
Jika kamu ingin membuat iklan yang menciptakan rasa keterlibatan dari berbagai kelompok sasaran, gunakanlah inclusive words. Contoh:
“Suitable for all” skin types.
“Designs that cater to” every lifestyle.
6. Kata atau Frasa Interogatif (Interrogative Words / Phrase)
Kata-kata interogatif ini digunakan untuk merangsang pertanyaan atau refleksi dari konsumen. Contoh:
“Looking for” a stylish wardrobe upgrade?
“Why choose” our product for your daily needs?
7. Kalimat Imperatif (Imperative Sentence)
Kata imperatif memberikan instruksi atau ajakan kepada konsumen. Lihat contoh di bawah ini:
“Try now and feel the difference!”
“Enjoy exclusive
Komentar
Posting Komentar